Email: cs@halobookstore.com
Tlp/WA: +62 856-0794-8838
Beranda » Blog » 8 Tips Menulis Cerita Misteri yang Menarik Pembaca, Penulis Wajib Tahu!

8 Tips Menulis Cerita Misteri yang Menarik Pembaca, Penulis Wajib Tahu!

8 Tips Menulis Cerita Misteri yang Menarik Pembaca, Penulis Wajib Tahu!

Kamu senang menulis cerita misteri? Jika iya, kamu perlu mengetahui 8 tips berikut untuk menulis cerita misteri yang menarik pembaca, penulis wajib tahu.

Cerita misteri merupakan cerita yang menekankan pada pemecahan misteri, teka-teki, atau pertanyaan yang tersaji dalam alur cerita. Namun, menulis cerita misteri bukanlah sesuatu yang mudah karena memerlukan analisis yang terencana agar unsur misteri, teka-teki, dan pertanyaan dapat tersampaikan dengan baik.

8 Tips Menulis Cerita Misteri yang Menarik Pembaca, Penulis Wajib Tahu!

Penasaran? Berikut ulasan mengenai 8 tips menulis cerita misteri yang menarik pembaca, penulis wajib tahu!

1. Bangun Ide yang Kuat

Biasanya, cerita misteri selalu berawal dari ide yang kuat. Ide yang kuat adalah ide yang menarik dan unik untuk dikembangkan lebih lanjut. Jika ide cerita kamu cukup kuat, pembaca akan merasa penasaran dengan kelanjutan cerita tersebut. Dalam menemukan ide cerita, kamu dapat melihat film atau membaca novel dengan genre misteri karangan Edgar Allan Poe yang dikenal sebagai bapak misteri.

2. Arahkan Pembaca Mengetahui Arah Cerita

Dengan mengarahkan pembaca mengetahui arah cerita, pembaca akan semakin penasaran dengan kelanjutan cerita kamu. Kamu dapat memberikan beberapa petunjuk nyata untuk menggiring opini pembaca menuju kebenaran. Selain itu, kamu juga dapat membuat petunjuk tersebut sebagai petunjuk palsu untuk membingungkan pembaca.

3. Buat Tokoh Antagonis Digemari Pembaca

Tokoh antagonis merupakan tokoh dalam cerita yang memiliki karakter buruk atau jahat. Dalam cerita misteri, tokoh antagonis bagaikan kunci dalam cerita. Kamu perlu membuat tokoh antagonis dengan karakter kompleks, rumit, dan sulit ditebak.

Salah satunya dengan membuat tokoh antagonis memiliki perangai baik dalam beberapa kesempatan untuk menarik simpati pembaca. Pada titik turning point tertentu, kamu dapat mengungkap sifat asli tokoh antagonis melalui aksinya yang terbilang menakutkan dan mengerikan.

4. Buatlah Alur Cerita Maju

Dalam menulis cerita misteri, ada baiknya kamu menggunakan alur maju untuk menjaga setiap adegan. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan flashback. Pastikan flashback yang kamu tambahkan, tidak membuat alur cerita menjadi berhenti dan kesan tegang yang diciptakan tidak menghilang.

5. Mendekatkan Tempo Antara Adegan Menakutkan dengan Adegan Lembut

Tips ini cocok digunakan untuk kamu yang senang cerita misteri dan adegan berdarah. Kamu dapat menambah adegan berdarah di tengah alur cerita. Caranya dengan kamu membuat adegan smooth karena jarak yang berdekatan antara adegan yang menakutkan, menegangkan, dan lain sebagainya.

6. Menggunakan Metode “Red Herring”

Dilansir dari Now Novel, Jordan sebagai penulis dan community manager, memaparkan bahwa red herring dalam fiksi menjurus pada petunjuk yang membohongi pembaca. Teknik ini bertujuan untuk membuat pembaca merasa yakin dengan tebakannya pada suatu teka-teki atau misteri dalam cerita misteri. Namun, ketika membaca bab berikutnya, ternyata tebakan mereka salah.

Hal tersebut tentunya mampu membuat pembaca merasa emosi. Kamu dapat membuat petunjuk baru untuk memancing dugaaan atau prasangka baru. Pastikan petunjuk yang kamu tambahkan tidak terlalu jelas terbaca untuk menyulitkan pembaca. Selain itu, kamu dapat menambahkan tokoh baru yang mencurigakan.

7. Membuat Klimaks yang Memuaskan

Selain pada teka-teki, cerita misteri juga berfokus pada akhir cerita. Kamu dapat menambahkan plot twist di akhir cerita yang membuat rasa penasaran pembaca terjawab. Pastikan, semua teka-teki, pertanyaan, dan misteri terjawab pada akhir cerita.

Di sisi lain, kamu juga perlu mengungkapkan tokoh antagonis yang sebenarnya. Jika kamu ingin membuat sekuel, kamu bisa memberikan epilog di akhir cerita sehingga pembaca berkeinginan untuk membaca cerita selanjutnya.

8. Membangun Atmosfer yang Tepat

Dalam cerita misteri, kamu perlu menambahkan atmosfer yang tepat untuk menciptakan ketegangan. Kamu dapat menggunakan deskripsi atau narasi secara rinci agar pembaca dapat masuk dalam ke alur cerita. Pastikan kamu memilih setting yang sesuai dengan cerita kamu. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan unsur cuaca, suara, atau pencahayaan untuk menambah unsur ketegangan.

Sekian ulasan mengenai 8 tips menulis cerita misteri yang menarik pembaca, penulis wajib tahu! Semoga tips tersebut bermanfaat untuk kamu yang sedang menulis cerita misteri. Tertarik mencoba?

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko