Email: cs@halopenulis.com
Tlp/WA: +62 821-4434-3651
Beranda » Blog » Apa Itu Bodynote, Footnote, dan Endnote? Yuk, Simak Perbedaannya!

Apa Itu Bodynote, Footnote, dan Endnote? Yuk, Simak Perbedaannya!

Apa Itu Bodynote, Footnote, dan Endnote_Yuk, Simak Perbedaannya!

Bagi kamu yang saat ini menyandang status sebagai mahasiswa, sudahkah kamu memahami apa itu bodynote, footnote, dan endnote? Jika belum, kini saatnya kamu memahami tentang ketiganya melalui artikel ini!

Mengapa perlu dipahami? Sebab sebagai mahasiswa, tentu nantinya kamu akan dihadapkan dengan berbagai tugas seperti menyusun laporan, makalah, artikel ilmiah, hingga skripsi. Yang mana, bodynote, footnote, dan endnote memiliki peran penting di dalamnya.

Apa itu Bodynote, Footnote, dan Endnote? Yuk, Simak Perbedaannya!

Nah, sebenarnya apa itu bodynote, footnote, dan endnote? Apa fungsinya dalam penyusunan karya tulis ilmiah, serta perbedaan ketiganya? Artikel ini akan memberikan penjelasannya lebih lanjut. Yuk, langsung saja simak bersama-sama uraian informasi berikut sampai akhir!

Pengertian Bodynote

Bodynote atau catatan tubuh adalah bagian di dalam karya tulis ilmiah yang memuat informasi tentang sumber kutipan yang digunakan. Dengan adanya bodynote ini memungkinkan pembaca untuk mengetahui secara langsung referensi yang digunakan di dalam teks tanpa perlu beralih dari halaman teks yang sedang dibaca.

Bodynote juga dapat didefinisikan sebagai metode sitasi kutipan di dalam karya tulis ilmiah yang dituliskan secara langsung sebelum atau setelah informasi yang dikutip. Inilah mengapa pembaca bisa lebih mudah dan cepat untuk menelusuri sumber kutipan lebih lanjut. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pembaca tidak perlu berganti halaman.

Penulisan metode sitasi dengan bodynote biasanya menggunakan sistem kutipan author-date seperti APA dan Harvard, atau nomor superskrip yang merujuk ke daftar pustaka di akhir halaman karya ilmiah.

Pengertian Footnote

Footnote atau catatan kaki adalah bagian di dalam karya tulis ilmiah yang dituliskan di bagian bawah halaman. Tujuan penulisannya adalah memberikan informasi tambahan berupa sumber referensi yang digunakan untuk setiap kutipan yang ada di dalam teks pada halaman tersebut.

Karena dituliskan di bagian bawah halaman, footnote ini memungkinkan pembaca untuk membaca dan memahami suatu teks dengan lancar tanpa terganggu adanya sumber referensi yang cukup panjang di dalam teks utama.

Pengertian Endnote

Endnote berarti catatan khusus di bagian akhir karya tulis ilmiah yang menerangkan sumber kutipan yang digunakan untuk menyusun karya tulis ilmiah. Pada dasarnya, ketentuan dan teknik penulisan endnote dan footnote ini sama, perbedaan footnote dan endnote hanya ada pada letak penulisannya.

Sementara itu, melansir dari laman Rutgers University Libraries, endnote adalah manajemen sumber kutipan yang digunakan oleh pengajar, peneliti, dan mahasiswa untuk mengatur, menyimpan, dan mengutip referensi.

Perbedaan Bodynote, Footnote, dan Endnote

Apa Itu Bodynote, Footnote, dan Endnote_Yuk, Simak Perbedaannya!

Nah, setelah paham apa itu bodynote, footnote, dan endnote, kamu mungkin sudah memiliki sedikit gambaran tentang perbedaan ketiganya. Namun, untuk mendapatkan pembahasan yang lebih jelas dan lengkap tentang perbedaan bodynote, footnote, dan endnote, informasi berikut wajib kamu simak!

1. Letak

Pertama, perbedaan bodynote, footnote, dan endnote dapat dilihat dari letaknya. Sesuai dengan namanya, bodynote atau catatan tubuh terletak di antara teks utama. Bodynote bisa ditulis di bagian awal maupun akhir kutipan.

Sementara itu, footnote atau catatan kaki diletakkan di bagian bawah halaman. Ini merupakan keunggulan footnote karena memungkinkan pembaca tidak terganggu saat membaca akibat isi footnote yang cukup panjang dibandingkan bodynote.

Berbeda dengan footnote, endnote terletak di halaman akhir karya tulis ilmiah, tepatnya sebelum daftar pustaka. Ini artinya, pembaca juga tidak akan terganggu saat sedang membaca teks. Hanya saja, pembaca perlu beralih menuju halaman akhir jika ingin melihat sumber kutipan yang digunakan di dalam teks yang sedang dibaca. Melalui endnote, pembaca bisa melihat sumber referensi yang digunakan secara keseluruhan.

2. Penggunaan

Aspek lainnya yang membedakan antara bodynote, footnote, dan endnote ialah penggunaannya. Secara umum, bodynote bisa digunakan untuk karya ilmiah yang berbentuk buku maupun karya ilmiah yang lebih ringkas atau selain berupa buku.

Sementara itu, footnote lebih umum digunakan untuk karya ilmiah yang lebih ringkas atau selain buku saja, seperti laporan, makalah, artikel ilmiah, dan lain-lainnya, sedangkan endnote biasanya digunakan pada karya ilmiah berbentuk buku.

3. Ukuran teks

Perbedaan lainnya dari bodynote, footnote, dan endnote terletak pada ukuran font yang digunakan. Untuk bodynote dan endnote menggunakan ukuran font yang sama dengan teks utama yaitu 12, sedangkan footnote menggunakan ukuran font yang lebih kecil yaitu 10 agar tidak memakan banyak ruang di halaman.

4. Penulisan

Dari segi penulisan, bodynote, footnote, dan endnote juga memiliki perbedaan. Footnote dan endnote memiliki unsur penulisan yang lengkap dibandingkan bodynote. Hal ini dikarenakan letak bodynote yang berada di antara teks utama sehingga perlu ditulis lebih singkat agar tidak mengganggu kelancaran pembaca saat membaca teks.

Penulisan bodynote hanya mengandung unsur nama akhir penulis, tahun terbit, dan nomor halaman yang dikutip. Sementara footnote dan endnote memiliki ketentuan dan teknik penulisan yang sama, hanya berbeda pada penempatan dan penulisan nomor urutnya saja.

Footnote dan endnote menampilkan informasi sumber kutipan berupa nama penulis, judul buku, kota terbit, penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman. Selain itu, footnote juga ditulis dengan mencantumkan nomor indeks atau superscript.

Jika menggunakan fitur references pada Microsoft Word, footnote biasanya diberi nomor atau angka dari angka 1 sampai seterusnya, sedangkan endnote menggunakan huruf.

Fungsi Bodynote, Footnote, dan Endnote

Meski memiliki perbedaan dalam beberapa aspek, baik bodynote, footnote, maupun endnote memiliki fungsi yang sama. Apa saja fungsinya? Berikut ini empat fungsinya:

  • Menjelaskan arti atau makna suatu istilah agar teks lebih mudah dipahami oleh pembaca
  • Sebagai keterangan yang menunjukkan sumber dari kutipan atau istilah yang digunakan di dalam teks
  • Menampilkan referensi lain dengan topik yang sama atau berhubungan erat dengan karya tulis ilmiah yang sedang dibaca
  • Membantu meningkatkan pemahaman pembaca terhadap isi karya tulisan ilmiah secara keseluruhan.

Contoh Bodynote, Footnote, dan Endnote

Setelah memahami pengertian, perbedaan, dan fungsi bodynote, footnote, dan endnote, tidak lengkap jika contohnya juga tidak kita bahas. Oleh karena itu, berikut kami berikan contoh bodynote, footnote dan endnote untuk memperkuat pemahamanmu terhadap topik artikel kali ini.

Contoh bodynote

1. Buku yang disusun oleh satu penulis

(Notoatmodjo, 2003:35)
Menurut Notoatmodjo (2003:35)

2. Buku yang disusun oleh dua atau tiga penulis

(Christiani dan Mulajaya, 2024:8-16)
Christiani dan Mulajaya (2024:8-16) mengatakan

(Gunawan, Suryani, dan Shalahudin 2022:78-92)
Gunawan, Suryani, dan Shalahudin (2022:78-92) mengatakan

3. Buku yang disusun oleh banyak penulis

(Awang, et al., 2021:65)
Awang, dkk (2021:65)

Contoh footnote dan endnote

1. Sumber referensi dari buku yang disusun oleh lebih dari dua penulis

Indah Rachmatiah Siti Salami, dkk, Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan Kerja (Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2015), hal.55.

2. Sumber referensi dari skripsi

Dewi Admaser, “Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental Remaja di SMA Frater Makassar”, Skripsi pada Program Studi Sarjana Keperawatan dan Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris, Makassar, 2025, hlm.36.

3. Sumber referensi dari jurnal

Chanra Heriyanto, “Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Kehidupan Remaja,” Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, Vol.VII, No.1, Februari 2004, hlm 13-24.

4. Sumber referensi dari situs internet

Riskesdas, “Laporan Nasional Riskesdas 2019”
http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf (diakses pada Senin, 19 April 2026 pukul 10.31)

Demikian pembahasan lengkap mulai dari pengertian, perbedaan, fungsi, hingga contoh bodynote, footnote, dan endnote yang penting untuk dipahami oleh setiap mahasiswa maupun kalangan akademisi lainnya.

Mempelajari materi di atas diperlukan untuk mempermudah kamu menyusun karya tulis ilmiah yang profesional dan krebidel dengan menyertakan sumber referensi yang digunakan secara tepat. Semoga bermanfaat!

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko