Email: cs@halopenulis.com
Tlp/WA: +62 821-4434-3651
Beranda » Blog » Macam-Macam Tema Novel yang Perlu Penulis Pemula Ketahui

Macam-Macam Tema Novel yang Perlu Penulis Pemula Ketahui

Macam-Macam Tema Novel yang Perlu Penulis Pemula Ketahui

Tema merupakan salah satu unsur intrinsik yang menjadi landasan keseluruhan cerita dalam novel. Menentukan tema sejak awal adalah langkah penting untuk membantu memudahkan penulis dalam mengembangkan jalan cerita yang memiliki pesan moral atau makna mendalam.

Ada banyak macam-macam tema novel yang bisa kamu pilih. Mulai dari tema novel percintaan, horor, komedi, misteri, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kamu bisa memilih sesuai dengan minat tema novel yang ingin dieksplorasi atau pengetahuan yang dimiliki terkait tema tertentu.

Macam-Macam Tema Novel yang Perlu Penulis Pemula Ketahui

Nah, bagi kamu yang masih bingung memilih tema novel apa yang ingin ditulis, artikel ini akan menjelaskan satu per satu macam-macam tema novel. Harapannya, setelah membaca artikel ini kamu jadi paham tema novel apa yang paling cocok untuk kamu tulis.

1. Tema Percintaan

Tema novel pertama yang paling umum dan banyak dijumpai ialah tema percintaan atau romantis. Meski terkesan klise, tema novel percintaan ini banyak digemari oleh kalangan remaja hingga dewasa karena sering kali relevan dengan kehidupan seusia mereka yang mulai atau bahkan sudah memasuki dunia percintaan.

Tema novel romansa juga biasanya mengandung cerita yang manis-manis. Hal ini ditunjukkan melalui pemilihan diksi dan adegan yang penuh kehangatan, serta menonjolkan dinamika hubungan antara sepasang kekasih.

Namun tidak hanya cerita yang manis-manis saja, tema percintaan juga sering kali dibumbui dengan cerita mellow, sendu, dan penuh drama yang dapat menambah daya tarik novel.

2. Tema Sejarah

Macam-macam tema novel selanjutnya ada tema novel sejarah. Berbeda dengan tema novel romansa, tema novel sejarah memfokuskan ceritanya tentang peristiwa atau fenomena bersejarah.

Meski demikian, tak jarang pula ada novel yang memadukan cerita sejarah dengan cerita romansa tokoh-tokoh di dalamnya. Hal ini tentu menjadi keistimewaan tersendiri yang bisa membuat novel tersebut semakin menarik di mata pembaca.

Karena mengangkat peristiwa bersejarah atau penting di masa lampau, maka dalam penyusunan novel bertema sejarah ini penulis perlu melakukan riset dan kajian literatur secara mendalam guna mendapatkan data atau informasi yang akurat tentang sejarah yang diceritakan.

Penggalian informasi dapat dilakukan melalui kegiatan wawancara secara langsung dengan tokoh atau saksi sejarah yang bersangkutan, ataupun sumber referensi tertulis yang kredibel.

Novel memang termasuk cerita fiksi, tetapi informasi yang terkait dengan sejarah haruslah berdasarkan fakta. Meski demikian, penulis tetap diperbolehkan untuk merekayasa sesuai imajinasinya dari segi pengemasan cerita.

Itulah kenapa selain sebagai hiburan, membaca novel sejarah juga bisa meningkatkan wawasan pembaca. Membaca novel sejarah merupakan cara sederhana untuk mempelajari hal-hal mendalam terkait peristiwa atau tokoh yang memiliki pengaruh penting pada masanya.

3. Tema Fantasi

Berikutnya yaitu tema novel fantasi. Tema novel fantasi ini tidak sekadar menyajikan alur cerita yang fiktif atau berasal dari khayalan penulis, tetapi juga mengandung fenomena yang ajaib atau mustahil ada di dunia nyata.

Untuk itu agar bisa menulis novel fantasi secara maksimal dan membuat pembaca terkesima karena seolah memasuki dunia lain, maka penulis harus memiliki kreativitas serta kemampuan berimajinasi yang tinggi.

Meskipun dipenuhi dengan imajinasi seperti adanya makhluk, tempat, atau elemen lainnya yang tidak mungkin ada di dunia nyata, novel bertema fantasi tetap memiliki pesan moral yang disampaikan kepada pembaca.

4. Tema Misteri

Tema novel misteri atau teka-teki menonjolkan cerita yang berbau kriminal seperti pembunuhan, penculikan, atau peristiwa kriminal lainnya yang membahayakan tokoh utama.

Novel dengan tema misteri juga cenderung menyajikan jalan cerita yang mampu membangkitkan rasa penasaran dan menggiring pembaca untuk menebak-nebak siapa dalang di balik tindak kriminal tersebut. Sebab, cerita juga menekankan pada pengungkapan atau penyelidikan terhadap kejadian tertentu di masa lampau.

5. Tema Horor

Macam-macam tema novel selanjutnya yaitu tema novel horor. Tema novel horor berbeda dengan tema novel misteri. Novel bertema horor memiliki alur cerita yang berkaitan erat dengan hantu, setan, iblis, atau makhluk tak kasat mata lainnya.

Tema novel horor juga sering kali melibatkan mitos-mitos supranatural atau kepercayaan mistis yang beredar di masyarakat. Tema novel ini cocok ditulis oleh penulis yang menyukai adrenalin dan pandai menuliskan dialog atau adegan yang penuh ketegangan dan ketakutan.

Penulis bisa menciptakan ketakutan dengan menghadirkan suasana yang dipenuhi kegelapan dan kesunyian. Kesan horor juga bisa semakin kuat dengan menghadirkan suara binatang-binatang malam seperti burung hantu, serigala, atau binatang malam lainnya.

Lebih bagus lagi jika penulis pernah mengalami sendiri peristiwa horor tertentu. Dengan begitu, penulis mampu menggambarkan cerita horor yang diangkat di dalam novelnya secara lebih realistis sehingga pembaca bisa ikut masuk ke dalam cerita dan pesannya pun tersampaikan.

6. Tema Science Fiction

Tema novel science fiction atau fiksi ilmiah memiliki jalan cerita fiktif yang menekankan pada pengaruh sains atau teknologi. Novel bertema science fiction biasanya mengambil latar waktu dan tempat di masa depan.

Yang mana, dalam novel science fiction biasanya diceritakan terdapat teknologi canggih untuk melakukan eksperimen atau menciptakan sesuatu yang ajaib.

7. Tema Self Growth

Macam-Macam Tema Novel yang Perlu Penulis Pemula Ketahui

Macam-macam tema novel selanjutnya ada tema pengembangan diri atau self growth. Pada umumnya, novel dengan tema self growth menceritakan tentang perjalanan tokoh dalam menerima dirinya sendiri, memulihkan trauma, serta menghadapi kegagalan hidup.

Novel ini bisa mengangkat kisah tokoh yang mengalami titik terendah, lalu perlahan-lahan bangkit hingga bisa mencapai puncak kejayaan dalam hidupnya.

8. Tema Keluarga

Novel dengan tema keluarga menekankan ceritanya pada hubungan di lingkungan keluarga. Misalnya, menceritakan tentang kedekatan antara orangtua dan anak yang penuh kehangatan, atau tentang keluarga angkat yang memperlakukan tokoh seperti keluarga kandung.

Tema novel keluarga juga bisa dipadukan dengan tema fantasi, di mana mengangkat kisah tokoh-tokoh yang tidak ada di dunia nyata namun menonjolkon aspek kebersamaan atau kekeluargaan.

9. Tema Inspiratif

Tema novel inspiratif adalah tema novel yang menitikberatkan ceritanya pada kisah tokoh yang menginspirasi. Tokoh yang diceritakan biasanya memiliki pemikiran dan sikap positif sehingga dapat dijadikan teladan atau pembelajaran bagi pembaca.

Dengan membaca novel bertema inspiratif, kisah tokoh bisa menularkan semangat dan energi positif bagi para pembacanya. Pembaca bisa juga menemukan motivasi hidup maupun pandangan baru yang mengubah dirinya ke arah lebih baik.

10. Tema Islami

Sesuai dengan namanya, novel tema islami memfokuskan jalan ceritanya tentang agama islam. Menulis tema novel islami tentu bisa jadi peluang besar karena mayoritas penduduk Indonesia yang memeluk agama islam.

Untuk itu, menulis novel tema novel islami ini patut kamu pertimbangkan, apalagi jika kamu memiliki dasar pemahaman agama yang kuat. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah dalam mengembangkan novel sampai akhir.

Meski demikian, karena tema novel ini erat kaitannya dengan keyakinan atau akidah, kamu perlu berhati-hati dalam mengemas cerita. Jangan sampai ada unsur di dalamnya yang merendahkan agama atau kepercayaan lain, ya.

11. Tema Komedi

Macam-macam tema novel selanjutnya ada tema novel komedi. Tema novel ini cocok ditulis oleh kamu yang memiliki selera humor tinggi. Namun tentunya, memiliki selera humor tinggi saja tidak cukup. Jika ingin menjadi penulis novel bertema komedi, kamu juga harus memiliki keahlian dalam menuangkan humor atau lelucon tersebut dalam bentuk tulisan.

Menulis tema novel komedi juga memiliki prospek yang tinggi karena tidak banyak orang yang memiliki kemampuan melawak sekaligus menyampaikannya secara tertulis dengan baik.

12. Tema Petualangan

Berikutnya ada tema novel petualangan. Tema novel petualangan bisa menekankan ceritanya pada penjelajahan di tempat tertentu, pencarian harta karun, atau ekspedisi di wilayah terpencil.

Untuk menulis novel petualangan yang baik, kamu perlu riset terlebih dahulu terkait siapa target pembacanya. Apakah anak-anak atau orang dewasa, karena berpengaruh pada penggunaan gaya bahasanya.

Jika target pembacanya anak-anak, gaya bahasa yang digunakan harus menggunakan diksi yang sederhana agar mudah dipahami, dan jalan cerita perlu disusun semenarik mungkin. Sementara jika target pembacanya orang dewasa, kamu bisa membuat alur ceritanya dipenuhi adrenalin yang menantang dan lebih berani.

13. Tema Pengalaman Pribadi

Terakhir, macam-macam tema novel yang sering digunakan yaitu tema novel pengalaman pribadi. Tema novel ini cocok diterapkan oleh pemula karena tidak memerlukan riset yang begitu mendalam. Sebab, sebagian maupun seluruh cerita berfokus pada pengalaman pribadi penulisnya yang dibalut dengan imajinasi penulis.

Meski ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, kualitas novel dari segi gaya bahasa, alur, tokoh, penokohan, dan konflik tetap tidak boleh diabaikan, ya.

Itulah macam-macam tema novel yang bisa digunakan dalam novel dan perlu diketahui penulis pemula. Bagi kamu yang tertarik menulis novel, kira-kira tema mana nih yang paling ingin kamu pilih dan apa alasannya? Yuk, coba share jawabanmu di kolom komentar!

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko