Mengenal Apa Itu Ide Cerita, Cara Menentukan, dan Contohnya

Pernahkah kamu duduk di depan layar laptop berjam-jam tapi halaman dokumen masih kosong? Bingung mau menulis apa dan bagaimana mulai menulisnya? Itu tandanya, kamu belum tau ide cerita apa yang ingin ditulis.
Apa itu ide cerita? Singkatnya, ide cerita adalah rancangan suatu kejadian. Ide cerita perlu ditentukan sejak awal sebelum mulai menulis karya fiksi seperti cerpen maupun novel.
Mengenal Apa Itu Ide Cerita, Cara Menentukan, dan Contohnya
Nah, dalam artikel kali ini akan dibahas lebih jauh pengertian, cara menentukan, hingga contoh ide cerita untuk cerpen atau novel yang bisa kamu pelajari untuk menambah wawasanmu sebagai penulis. Yuk, simak!
Apa Itu Ide Cerita?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ide adalah rancangan yang tersusun di dalam pikiran; gagasan, cita-cita. Sementara cerita menurut KBBI adalah penuturan tentang suatu kejadian.
Jadi, ide cerita adalah rancangan suatu kejadian, masalah, atau penyelesaian yang tersusun di dalam pikiran. Melalui ide cerita, pembaca bisa tahu gagasan dasar yang membentuk jalan cerita secara utuh.
Ide cerita pada umumnya bisa didapatkan secara sengaja maupun tidak sengaja oleh penulis. Untuk itu agar tidak lupa, penulis bisa segera mencatat setiap ide yang muncul tiba-tiba atau tidak disengaja.
Apa Bedanya Ide Cerita, Premis, dan Tema?
Ide cerita, premis, dan tema memiliki perbedaan yang jarang diketahui. Berikut perbedaan ide cerita, premis, dan tema:
| Istilah | Penjelasan singkat | Contoh |
|---|---|---|
| Ide cerita | Rancangan atau gagasan awal cerita yang masih bersifat kasaran | Perseteruan seorang pria dan wanita di kampus yang perlahan berkembang menjadi pasangan kekasih. |
| Tema | Inti atau pesan moral yang terkandung di dalam cerita | kasih sayang dan ketulusan |
| Premis | Rancangan cerita yang sudah terdapat penjelasan tentang alur, tokoh, dan konflik cerita dalam satu kalimat. | Seorang wanita yang masuk ke kampus ternama melalui jalur beasiswa dipertemukan dengan seorang dosen yang jatuh cinta tanpa memandang status dirinya yang hanya seorang anak tukang becak. |
Kenapa Penting Memahami Ide Cerita Sebelum Menulis?
Berikut ini alasan kenapa penting bagi penulis untuk memahami ide ceritanya sebelum mulai menulis:
- Menjaga fokus tulisan: Ide cerita dapat digunakan sebagai petunjuk arah yang penting untuk menjaga fokus alur tulisan agar tidak meluas ke topik yang tidak relevan.
- Mencegah kehilangan motivasi menulis: Dengan memiliki ide cerita yang jelas, penulis selalu tahu apa yang ingin ditulis di bab berikutnya sehingga terhindar dari writer’s block yang mana dapat menurunkan semangat menulis.
- Memudahkan proses kerja sama: Penulis bisa dengan mudah dan cepat ketika harus menjelaskan kembali isi bukunya kepada penerbit.
Apa Saja Aspek yang Perlu Diperhatikan agar Ide Cerita Layak Ditulis?
Aspek penting di dalam cerita yang dapat menentukan sebuah cerita layak ditulis atau tidak, antara lain:
1. Tokoh dan penokohan
Tokoh adalah pelaku atau orang yang memiliki peran menggerakkan alur cerita. Sementara penokohan berarti watak atau karakter yang dimiliki tokoh untuk menghidupkan cerita.
Agar layak ditulis, di dalam ide cerita harus sudah ditentukan dengan jelas siapa yang akan mengalami cerita tersebut dan bagaimana karakter masing-masing tokoh.
2. Konflik
Konflik merupakan kunci utama untuk membangun ketertarikan pembaca. Di dalam ide cerita, penulis harus memaparkan masalah apa yang dialami tokoh sampai bisa membuat hidupnya berantakan.
3. Alur
Alur atau jalan cerita juga perlu diperhatikan agar ide cerita layak ditulis. Jalan cerita tidak boleh ambigu dan membingungkan pembaca.
4. Tujuan
Tokoh harus memiliki tujuan atau motivasi yang jelas di dalam cerita supaya lebih realistis. Dengan demikian, tokoh tidak sekadar hadir di dalam cerita, melainkan memiliki maksud tertentu.
Bagaimana Cara Mudah Menentukan Ide Cerita yang Anti-mainstream?

Tidak sedikit penulis yang merasa kebingungan saat ditanya apa cerita yang hendak ia tulis. Oleh karenanya, berikut cara untuk menentukan ide cerita yang anti-mainstream atau tidak pasaran dengan mudah:
1. Mengambil ide dari isu terkini
Pertama, ide cerita yang tidak pasaran dapat ditentukan dari isu terkini. Kamu bisa perhatikan permasalahan atau fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar atau topik apa yang sedang menjadi perbincangan hangat di masyarakat.
Isu-isu terkini tersebut bisa melahirkan banyak ide tulisan yang diminati oleh pembaca. Tentunya dengan mengembangkan atau memodifikasi ceritanya agar lebih unik dan menarik.
2. Mengadaptasi dari kisah nyata
Kisah nyata bisa menjadi ide cerita yang inspiratif. Kamu bisa coba membaca sejarah, berita, buku self development, atau menonton film dokumenter untuk mendapatkan ide cerita berdasarkan kisah nyata.
Tidak hanya itu, ide cerita yang menarik dan tidak pasaran juga bisa datang dari orang-orang di sekitar kita. Kamu bisa melakukan observasi atau pengamatan terhadap kehidupan orang-orang yang ada di sekelilingmu. Lakukan pengamatan dengan jeli agar kamu mendapatkan ide cerita terbaik.
3. Memilih ide yang dikuasai
Sebaiknya, pilihlah ide cerita yang kamu kuasai dengan baik. Memilih ide cerita yang dikuasai memungkinkanmu menulis secara lebih mendalam dan mengalir.
Sebagai contoh, kamu ingin menulis cerita tentang kehidupan idol Korea. Maka, ada baiknya kamu memahami betul-betul terkait hal tersebut supaya bisa bercerita dengan luwes atau mengalir.
4. Menentukan ide dari buku favorit
Cara menentukan ide cerita berikutnya yakni membaca buku favorit. Bukan berarti meniru, melainkan menjadikan buku favorit tersebut sebagai sumber inspirasi.
Dengan membaca buku favoritmu, kamu pasti bisa menemukan poin-poin apa yang membuat buku tersebut menarik. Kemudian, kamu bisa mengolah dan memodifikasinya supaya menghadirkan ide cerita baru yang lebih segar dan autentik.
5. Ciptakan tokoh dari orang yang dikenal
Setiap orang yang kamu kenal pasti memiliki karakter dan keunikannya masing-masing, bukan? Nah, keunikan mereka bisa kamu jadikan kiblat untuk menciptakan karakter tokoh yang mampu menghidupkan ide ceritamu.
6. Menyelami kisah pribadi
Ide cerita yang bagus dan autentik juga kadang kala dekat dengan kehidupan penulis. Penulis bisa menilik kembali masa lalu atau momen yang pernah dilewati untuk menjadikannya sebagai ide cerita pendek maupun novel.
Kamu bisa mulai dengan merenungkan perjalanan hidup dan mencatat momen-momen menarik. Kemudian, jadikan satu atau dua momen yang paling menarik tersebut sebagai ide menulis cerita.
7. Memikirkan kemustahilan
Memikirkan hal-hal yang tidak mungkin terjadi juga bisa menjadi pemantik yang efektif untuk menemukan ide cerita. Cara ini membutuhkan imajinasi yang kuat dari penulis untuk menghasilkan ide cerita yang unik.
Hal-hal mustahil bisa ditemukan dengan memikirkan kebalikan dari fakta. Sebagai contoh, faktanya bumi dikuasai oleh manusia. Nah, bagaimana jika dikuasai oleh alien? Satu pertanyaan ini bisa jadi awal untuk membuka ide cerita yang menarik.
Bagaimana Contoh Ide Cerita?
Agar lebih jelas dalam memahami topik kali ini, berikut ini beberapa contoh ide cerita untuk menulis cerpen maupun novel:
- Cinta segitiga antara dua pria dan seorang wanita yang berujung tragis karena sang wanita memilih menghilang dari kehidupan kedua pria tersebut demi menjaga keutuhan persahabatannya.
- Cinta yang perlahan tumbuh dari sepasang sejoli yang disatukan melalui perjodohan oleh kedua orang tua.
- Kisah seorang anak sulung yang hidup dari keluarga miskin, lalu merantau ke kota besar untuk mengubah nasib.
- Kisah tentang sebuah makanan sederhana yang selalu menjadi hadiah dari sang ayah ketika anaknya berhasil meraih juara kelas.
- Kisah tentang kebencian yang perlahan berubah menjadi cinta.
FAQ Seputar Ide Cerita
Berikut ini daftar pertanyaan yang sering diajukan penulis tentang ide cerita:
1. Apa itu ide cerita?
Ide cerita adalah rancangan kejadian yang tersusun dalam pikiran.
2. Apakah ide cerita harus benar-benar orisinal?
Tidak harus. Semua ide cerita dasar hampir semuanya sudah pernah ditulis. Namun, setiap penulis tentunya mempunyai kreativitas yang berbeda-beda sehingga bisa membuat ceritanya unik melalui caranya mengemas karakter, latar, alur, dan gaya bahasa masing-masing yang khas.
3. Bagaimana cara mendatangkan ide cerita?
Banyak cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menemukan ide cerita. Misalnya mendengarkan musik, menonton drama/film, membaca buku, bepergian, dan lain sebagainya.
4. Apa saja yang aspek perlu diperhatikan agar ide cerita layak ditulis?
Aspek yang perlu diperhatikan agar ide cerita layak ditulis antara lain tokoh, konflik, alur, dan tujuan kehadiran tokoh di dalam cerita.
5. Apakah ide cerita, tema, dan premis itu sama?
Tidak. Ide cerita, tema, dan premis adalah tiga istilah yang berbeda.
Itulah tadi pembahasan penting yang perlu dipahami penulis, mulai dari pengertian, cara menentukan, hingga contoh ide cerita. Ide cerita hanyalah gagasan dasar atau pemantik yang tidak dapat berbuah menjadi cerpen atau novel yang menarik tanpa melalui proses menulis. Nah, setelah paham apa itu ide cerita, yuk coba tulis apa ide cerita sederhana yang kamu pikirkan sekarang di kolom komentar!


Tuliskan Komentar