Sering Dianggap Sama, Ini Dia Perbedaan Watak dan Sifat yang Jarang Diketahui

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti sudah pernah bertemu orang-orang dengan beragam watak dan sifat. Ada yang pendiam, pemalu, percaya diri, tegas, pemberani, dan lain sebagainya.
Tidak sedikit orang menganggap bahwa watak dan sifat itu sama karena membicarakan tentang karakter seseorang atau tokoh. Padahal jika dipelajari lebih dalam lagi, perbedaan watak dan sifat dari cukup banyak aspek bisa nampak dengan jelas.
Sering Dianggap Sama, Ini Dia Perbedaan Watak dan Sifat yang Jarang Diketahui
Nah, melalui artikel kali ini akan dibahas lebih dalam tentang perbedaan watak dan sifat yang sering kali dianggap sama, lengkap dengan pengertian, macam-macam, dan contohnya untuk menambah wawasanmu. Yuk, simak dan catat langsung uraian informasinya berikut ini!
Pengertian Watak
Secara umum, watak berarti perilaku atau karakter yang sudah tertanam sejak orang tersebut dilahirkan. Yang mana, watak dapat memengaruhi pikiran dan tindakan seseorang.
Watak juga bisa menjadi salah satu pembeda antara satu orang dengan orang lainnya. Melalui ucapan dan tindakan yang dilakukan, kamu bisa menilai watak seseorang. Apakah pendiam, pemarah, pendendam, dan lain sebagainya.
Sementara itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), watak berarti sifat batin manusia yang berpengaruh terhadap pikiran dan tingkah laku. Watak juga diartikan sebagai budi pekerti dan tabiat.
Pengertian Sifat
Sifat adalah karakteristik atau perilaku individu yang dapat mengalami perubahan seiring berjalannya waktu, baik karena faktor internal maupun eksternal.
Menurut KBBI, sifat berarti rupa dan keadaan yang terlihat pada suatu benda. Sifat juga didefinisikan sebagai keadaan yang kodratnya ada pada sesuatu, baik orang, benda, dan sebagainya.
Sementara menurut Kamisa, pengertian sifat adalah karakter yang mencakup kejiwaan, akhlak, dan budi pekerti yang dimiliki oleh individu.
Macam-Macam Watak Tokoh
Tidak hanya di dunia nyata, istilah watak juga ada dalam dunia fiksi seperti cerpen dan novel. Yang mana, watak tokoh memegang peranan krusial untuk menghidupkan jalan cerita. Umumnya, ada tiga jenis watak tokoh yang digambarkan, yakni sebagai berikut:
1. Antagonis
Jenis watak tokoh yang pertama adalah antagonis. Antagonis merupakan tokoh yang memiliki watak tercela, buruk, jahat, dan sering berperan sebagai musuh tokoh utama (protagonis).
Tokoh antagonis sering kali digambarkan memiliki watak buruk seperti licik, penipu, pembohong, sombong, pendendam, atau watak buruk yang lainnya.
2. Protagonis
Jenis watak tokoh yang kedua ada protagonis. Kebalikan dari antagonis, protagonis merupakan karakter tokoh yang digambarkan memiliki watak baik hati, positif, dan disukai banyak orang di dalam cerita.
Watak protagonis umumnya identik dengan tokoh utama. Yang mana, tokoh utama memiliki karakter positif seperti ramah, berani, jujur, lemah lembut, penolong, dan lain sebagainya.
3. Tritagonis
Selain antagonis dan protagonis, ada pula watak tokoh tritagonis. Tritagonis adalah tokoh yang memiliki karakter netral atau bertindak sebagai penengah konflik antara tokoh antagonis dan protagonis.
Oleh karenanya, tokoh tritagonis biasanya digambarkan memiliki karakter yang dewasa, bijaksana, berwibawa, dan tenang.
Perbedaan Watak dan Sifat

Banyak yang masih kebingungan dalam memahami perbedaan watak dan sifat. Berikut ini perbedaan keduanya dilihat dari beberapa aspek:
| Pembeda | Watak | Sifat |
|---|---|---|
| Pengertian | Karakter bawaan seseorang sejak lahir | Karakter atau perilaku yang tampak karena pengaruh internal maupun eksternal |
| Konsistensi | cenderung tetap | mudah berubah-ubah tergantung situasi |
| Faktor yang memengaruhi | bawaan, lingkungan, pola asuh sejak kecil | pengalaman hidup, kebiasaan, situasi |
| Sifat perubahan | sulit berubah | lebih mudah berubah |
| Pengamatan | bisa terlihat dalam jangka panjang | terlihat dalam situasi tertentu |
Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan watak dan sifat dapat dilihat dari segi pengertian, konsistensi, faktor yang memengaruhi, sifat perubahan, dan pengamatan.
Tumbuhnya watak individu dipicu oleh faktor bawaan, lingkungan sekitar, dan pola asuh sejak kecil. Inilah kenapa watak cenderung lebih sulit berubah dibandingkan sifat.
Sementara itu, sifat terlahir dari situasi, pengalaman, dan kebiasaan yang seseorang lakukan sehingga membentuk sifat tertentu. Hal inilah yang menyebabkan sifat lebih mudah mengalami perubahan.
Contoh Watak dan Sifat
Agar bisa memahami lebih jelas perbedaan watak dan sifat, berikut ini disajikan beberapa contoh watak dan sifat yang perlu kamu simak baik-baik.
Contoh 1
Watak: penyabar
Orang yang penyabar tidak mudah berubah menjadi pemarah meski dalam keadaan yang terlihat emosional.
Sifat: pendiam
Seseorang bisa jadi pendiam saat berada di lingkungan baru dan bisa berubah menjadi orang yang banyak bicara ketika bersama orang-orang terdekat atau yang membuatnya nyaman.
Contoh 2
Watak: jujur
Seseorang yang memiliki watak jujur akan selalu berkata apa adanya. Ia tidak akan dengan mudahnya goyah meskipun dalam keadaan yang terhimpit atau mungkin membuatnya merugi. Kejujurannya datang dari hati sehingga tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan.
Sifat: tertutup
Seorang individu bisa memiliki sifat tertutup terhadap orang yang tidak begitu dekat dengannya. Ia bisa jadi sangat terbuka hanya kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat.
Contoh 3
Watak: pemberani
Seorang individu yang memiliki watak pemberani tidak akan mudah terpengaruh oleh lingkungan. Ia cenderung akan terus maju dalam melakukan sesuatu selagi masih mampu.
Sifat: pemalu
Pemalu termasuk sifat karena bisa berubah tergantung situasi atau lingkungan. Seseorang bisa jadi pemalu ketika berinteraksi dengan orang baru dan bisa berubah percaya diri ketika berbicara dengan teman dekat atau orang yang sudah dikenal.
Jadi, berdasarkan contoh-contoh di atas dapat dilihat bahwa watak cenderung bersifat menetap atau tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan (eksternal). Sementara itu, sifat lebih fleksibel atau mudah berubah karena pengaruh lingkungan. Sifat yang berubah tidak selalu menunjukkan perubahan watak.
FAQ Seputar Perbedaan Watak dan Sifat
Berikut daftar pertanyaan yang sering muncul tentang perbedaan watak dan sifat:
Apa perbedaan utama watak dan sifat?
Perbedaan utamanya dapat dilihat dari watak yang cenderung menetap dalam diri seorang individu, sedangkan sifat lebih mudah berubah sesuai kondisi, lingkungan, dan pengalaman seseorang.
Apakah sifat mencerminkan watak seseorang?
Tidak selalu. Sifat bisa dipengaruhi oleh lingkungan atau kondisi tertentu sehingga tidak selalu menunjukkan watak seseorang.
Apa contoh watak dan sifat dalam kehidupan sehari-hari?
Contoh watak dalam kehidupan sehari-hari misalnya seorang yang memiliki watak pemarah, tetapi sifatnya pendiam saat berada di lingkungan baru dan bisa jadi banyak bercerita atau ceria ketika bersama orang-orang terdekat.
Kenapa watak dan sifat seringkali dianggap sama?
Watak dan sifat sering dianggap sama karena keduanya sama-sama membicarakan tentang karakter seseorang. Penggunaan kata watak dan sifat sudah menjadi hal biasa meskipun sebenarnya memiliki makna yang berbeda.
Penutup
Demikianlah pembahasan tentang perbedaan watak dan sifat yang perlu dipahami, termasuk bagi kamu yang tertarik menulis karya fiksi seperti novel maupun cerpen.
Meski kerap dianggap sama dalam kehidupan sehari-hari ketika membicarakan soal karakter seseorang, memahami perbedaan watak dan sifat tetaplah penting bagi penulis novel maupun cerpen agar lebih mudah dalam menciptakan karakter tokoh yang kuat dan hidup dalam ceritanya.


Tuliskan Komentar