Jenis-Jenis Adverbia dalam Bahasa Indonesia Lengkap Beserta Contohnya

Saat mempelajari mata pelajaran atau mata kuliah bahasa Indonesia di sekolah atau kampus, pasti kamu akan menemui materi tentang adverbia. Adverbia adalah jenis kata yang menerangkan tentang jenis-jenis kata lain seperti verba, nomina, adjectiva, atau adverbia lainnya.
Jenis-jenis adverbia dalam bahasa Indonesia cukup beragam. Setidaknya, ada delapan jenis adverbia yang sering digunakan dan perlu kamu pelajari lebih lanjut. Mulai dari adverbia kualitatif, kuantitatif, frekuentatif, limitatif, kecaraan, kewaktuan, keniscayaan, hingga kontrastif.
Jenis-Jenis Adverbia dalam Bahasa Indonesia Lengkap Beserta Contohnya
Nah, dalam artikel ini akan dipelajari lebih dalam apa itu adverbia, jenis-jenis adverbia beserta penjelasan dan contohnya. Bagi kamu yang ingin mempelajari bahasa Indonesia lebih jauh lagi khususnya tentang adverbia, yuk jangan lewatkan pembahasan berikut sampai akhir!
Apa Itu Adverbia?
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa adverbia adalah kelas kata yang menjelaskan tentang jenis-jenis kata lainnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adverbia didefinisikan sebagai kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat.
Dalam bahasa Indonesia, kalimat yang mengandung adverbia sering kali ditandai dengan penggunaan kata seperti lebih, sangat, paling, kemarin, sering, agar, dengan cepat, karena, dan di rumah. Kata-kata ini penting untuk memperjelas makna atau konteks suatu kejadian agar tidak ambigu atau membuat pembaca bingung.
Apa Fungsi Adverbia?
Pada umumnya, adverbia digunakan untuk mencapai fungsi berikut dalam sebuah kalimat:
- Membatasi atau memperluas makna suatu subjek atau predikat dalam kalimat.
- Memberikan keterangan terkait kata kerja (verba) agar suatu proses atau cara melakukan tindakan lebih jelas.
- Menjelaskan waktu, tempat, dan sebab terjadinya suatu peristiwa.
- Menerangkan frekuensi atau seberapa sering suatu peristiwa terjadi.
- Menjelaskan tentang kata sifat (adjektiva) untuk menunjukkan tingkat, derajat, atau intensitas suatu kondisi.
Nah, berdasarkan poin-poin fungsi adverbia di atas, dapat disimpulkan bahwa adverbia atau disebut pula kata keterangan berfungsi untuk memberikan keterangan tambahan pada kata sifat, kata kerja, maupun kata keterangan lainnya sehingga kata tersebut menjadi lebih lengkap, terperinci, dan jelas maknanya.
Apa Saja Jenis-Jenis Adverbia dalam Bahasa Indonesia?
Berikut delapan jenis adverbia dalam bahasa Indonesia beserta contohnya yang bisa kamu pelajari lebih lanjut:
1. Adverbia kualitatif
Adverbia kualitatif adalah kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan kejelasan makna tentang kualitas, mutu, tingkat, atau derajat. Sebagai contoh, berikut kalimat-kalimat yang mengandung adverbia kualitatif:
- Aku merasa cukup tersentuh dengan pidato Pak Presiden di Hari Kemerdekaan.
- Sepertinya, akhir-akhir ini kamu kurang fokus ketika bekerja.
- Anakku mendapatkan nilai ujian akhir matematika paling tinggi di kelasnya.
- Sejak mengikuti les tambahan, kemampuan bahasa Inggris Rani jauh lebih baik.
- Andi sangat terkejut saat mendengar dirinya lolos seleksi CPNS.
2. Adverbia kuantitatif
Adverbia kuantitatif adalah kata keterangan yang menyatakan kejelasan makna terkait jumlah. Berikut ini contoh-contohnya:
- Biaya sekolah adikku tidak sedikit sehingga aku harus bekerja lebih keras lagi.
- Tolong, jangan banyak alasan lagi!
- Saya membutuhkan waktu kira-kira tiga sampai lima hari untuk bisa menyelesaikan satu lukisan.
- Aku merasa sudah cukup lelah hari ini.
3. Adverbia frekuentatif
Adverbia frekuentatif adalah kata keterangan untuk menyatakan kejelasan makna terkait kekerapan atau tingkat keseringan. Berikut contoh-contoh kalimatnya:
- Danis sering bangun kesiangan karena tidur larut malam.
- Aku selalu menyempatkan waktu untuk sarapan sebelum berangkat kerja.
- Sejak lulus SMA, mereka jarang berkomunikasi.
- Kadang-kadang, aku merasa waktu berjalan begitu cepat.
4. Adverbia limitatif
Adverbia limitatif adalah jenis-jenis adverbia dalam bahasa Indonesia yang memiliki tujuan untuk menyatakan kejelasan makna terkait limit atau pembatasan. Sebagai contoh, perhatikan kalimat-kalimat berikut!
- Program Keluarga Harapan (PKH) hanya diperuntukkan bagi orang-orang kurang mampu.
- Aku dan seluruh keluarga di rumah saja saat libur lebaran tahun lalu.
- Mohon maaf, sekadar mengingatkan kepada Bapak/Ibu sekalian untuk menjaga anak masing-masing.
5. Adverbia kewaktuan
Adverbia kewaktuan adalah kata keterangan yang digunakan untuk memperjelas makna terkait waktu terjadinya suatu peristiwa. Di bawah ini contoh-contoh kalimat yang mengandung adverbia kewaktuan:
- Kakak langsung menelepon Ibu setelah mendapatkan kabar itu.
- Aku baru mengetahui kebohonganmu selama ini.
- Semoga kamu lekas sembuh, ya.
- Pesawat akan segera lepas landas.
- Aku bergegas ke rumah sakit setelah tiga hari demam tak kunjung turun.
6. Adverbia kecaraan

Jenis-jenis adverbia dalam bahasa Indonesia selanjutnya yaitu adverbia kecaraan. Adverbia kecaraan adalah kata keterangan yang menerangkan mengenai cara atau proses terjadinya suatu peristiwa. Contoh-contohnya lebih lanjut antara lain:
- Sudah sejak lama aku memperhatikannya diam-diam dari kejauhan.
- Aku akan menyusul Rania secepatnya di rumah sakit.
- Dia bergerak pelan-pelan agar tak ketahuan hendak kabur dari rumah.
7. Adverbia keniscayaan
Adverbia keniscayaan ialah kata yang memberikan keterangan lebih lanjut tentang kepastian terjadinya suatu hal atau peristiwa. Misalnya, perhatikan contoh-contoh berikut!
- Kamu pasti bisa melewati ujian akhir semester ini dengan nilai yang memuaskan.
- Rakyat tentu tidak setuju dengan kebijakan-kebijakan yang hanya akan menguntungkan segelintir pihak.
8. Adverbia kontrastif
Jenis-jenis adverbia dalam bahasa Indonesia yang terakhir adalah adverbia kontrastif. Adverbia kontrastif merupakan kata keterangan yang menyatakan pertentangan atau kontra berhubungan dengan hal atau makna kata yang sebelumnya disampaikan. Sebagai contoh:
- Bukannya tidur, dia malah menonton tv padahal sudah larut malam dan besok sekolah.
- Kata siapa dia dermawan? Justru dialah yang merampas hak rakyat!
- Aku benar-benar tidak tahu. Bahkan, seribu rupiah pun aku tidak pernah menerima uang darinya.
Tabel Ringkasan Jenis-Jenis Adverbia dalam Bahasa Indonesia
Untuk memudahkanmu dalam mempelajari dan memahami materi kali ini, berikut disajikan ringkasannya dalam bentuk tabel:
| Jenis adverbia | Penjelasan | Ciri-ciri | Contoh |
|---|---|---|---|
| Kualitatif | Menyatakan kualitas, mutu, tingkatan, atau derajat. | Ditandai kata kurang, lebih, paling, dan sangat. | Andi adalah anak paling pintar di kelas 5. |
| Kuantitatif | Menyatakan jumlah | Ditandai kata banyak, sedikit, cukup, dan kira-kira. | Aku sudah banyak mengeluarkan uang hari ini. |
| Limitatif | Menyatakan pembatasan | Ditandai kata hanya, saja, dan sekadar. | Adik hanya dibekali uang saku Rp2000. |
| Frekuentatif | Menyatakan tingkat keseringan atau frekuensi melakukan sesuatu. | Ditandai kata selalu, sering, kadang-kadang, dan jarang. | Belakangan ini aku sering mendapatkan rezeki tidak terduga. |
| Kontrastif | Menyatakan pertentangan | Ditandai kata bahkan, malah, dan justru. | Bukannya memberi, dia malah meminta uang kepada orang tuanya. |
| Kewaktuan | Menjelaskan waktu terjadinya suatu peristiwa. | Ditandai kata langsung, baru, lekas, segera, dan bergegas. | Aku langsung menuju rumah sakit setelah mendapatkan kabar itu. |
| Kecaraan | Menerangkan cara atau proses terjadi suatu peristiwa. | Ditandai kata secepatnya, diam-diam, dan pelan-pelan. | Aku mengamatinya diam-diam dari kejauhan. |
| Keniscayaan | Menyatakan kepastian atau keniscayaan. | Ditandai kata pasti dan tentu. | Aku tentu akan kecewa jika dia ternyata membohongiku. |
FAQ Seputar Jenis-Jenis Adverbia dalam Bahasa Indonesia
Inilah daftar pertanyaan yang sering diajukan pelajar, mahasiswa, atau penulis pemula tentang jenis-jenis adverbia dalam bahasa Indonesia:
1. Apa itu adverbia?
Menurut KBBI, adverbia adalah kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat.
2. Apa saja macam-macam adverbia?
Jenis-jenis adverbia dalam bahasa Indonesia antara lain adverbia kualitatif, kuantitatif, limitatif, frekuentatif, kecaraan, kewaktuan, kontrastif, dan keniscayaan.
3. Apa fungsi adverbia?
Adverbia berfungsi untuk memperjelas atau memberikan keterangan tambahan pada kata sifat, kata kerja, maupun kata keterangan lainnya sehingga kata tersebut menjadi lebih lengkap, terperinci, dan jelas maknanya.
4. Apakah adverbia boleh diletakkan di awal kalimat?
Boleh, justru disarankan karena bisa membuat kalimat terkesan lebih variatif. Misalnya: Dengan cepat, ia menghabiskan sarapannya sebelum berangkat sekolah.
Demikian tadi jenis-jenis adverbia dalam bahasa Indonesia yang penting dipelajari oleh pelajar, mahasiswa, maupun penulis pemula. Bagi pelajar dan mahasiswa, materi ini penting untuk meningkatkan nilai mata pelajaran atau kuliah bahasa Indonesia, sementara bagi penulis pemula membantu tulisannya lebih hidup dan mudah dipahami pembaca. Selamat belajar!


Tuliskan Komentar