Email: cs@halobookstore.com
Tlp/WA: +62 856-0794-8838
Beranda » Blog » Mengenal Lebih Dalam: Menjadi Seorang Penulis Berbakat

Mengenal Lebih Dalam: Menjadi Seorang Penulis Berbakat

Mengenal Lebih Dalam: Menjadi Seorang Penulis Berbakat

Menulis adalah salah satu kegiatan yang tentunya selain bermanfaat, juga memberikan banyak esensi dan seni tersendiri. Menulis dapat menjadi media untuk menyampaikan hal-hal baik yang bersifat formal maupun informal. Hal ini dapat kita lihat dari jenis tulisan para penulis yang memiliki berbagai genre, dan bagaimana keinginan kuat untuk menjadi penulis memengaruhi kualitas tulisan mereka.

Untuk menyalurkan isi perasaan dalam tulisan ataupun memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, tentunya memiliki ilmu tersendiri. Menjadi penulis merupakan hal yang sebenarnya mudah, namun memiliki banyak konsentrasi penting dalam tiap aspeknya. Hal itu akan memiliki pembahasan yang lebih jauh dalam artikel ini.

Mengenal Lebih Dalam: Menjadi Seorang Penulis Berbakat

Selain menjadi ajang untuk memberikan informasi kepada masyarakat, beberapa penulis juga menyalurkan isi hati atau bahkan pengalaman pribadinya dalam tulisan. Menjadi penulis berarti siap untuk berkontribusi dalam beberapa isu dunia, dan terus memiliki ketertarikan untuk menambah pengetahuan.

Sebuah pengetahuan bagi seorang penulis tentunya tidak semata-mata berkaitan dengan pengetahuan umum. Meskipun tidak dapat dipungkiri, bahwa apabila ingin menjadi penulis, membaca dan mencari banyak sumber pengetahuan baru adalah hal yang sangat penting. Namun, memiliki pengetahuan terhadap penyusunan tulisan dan segala hal terkait penerbitan, juga merupakan pengetahuan yang harus dimiliki oleh seorang penulis.

Langkah Awal Menjadi Seorang Penulis

Setiap hal memiliki langkah awal yang akan menuntun seseorang pada langkah yang lain. Banyak hal yang harus diperhatikan saat seseorang memutuskan ingin menjadi penulis. Berikut langkah awal yang harus menjadi konsentrasi penting saat ingin menjadi penulis:

1. Ketahuilah Keinginan Hati

Dengan mengetahui apa yang kamu inginkan, kamu akan dapat menentukan tujuanmu kedepannya. Apakah menjadi penulis merupakan hal yang benar-benar kamu inginkan? Apakah kamu benar-benar menikmati menulis banyak hal? Atau hanya bagian dari keinginan impulsif yang tidak begitu kamu nikmati? Ada baiknya memikirkan hal ini sejak awal, karena tujuan menjadi seorang penulis menentukan kualitas dan jenis tulisan kamu nanti nya. Jika hatimu sudah merasa mantap, maka kamu bisa memulai untuk memikirkan hal lain seputar kepenulisan.

2. Menikmati Membaca Buku

Menulis dan membaca merupakan dua hal yang saling terikat satu sama lain. Membaca layaknya sebuah amunisi penting bagi otak yang ingin terus menulis. Dengan membaca, seseorang mampu membuka banyak pintu-pintu pengetahuan baru, hal ini menyebabkan otak kamu menjadi lebih terlatih dan memahami banyak aspek seputar kepenulisan. Perbanyak membaca berbagai jenis buku apabila kamu sangat ingin menjadi seorang penulis, lalu mulai  menikmati untuk terus membaca pengetahuan baru. Hal ini dikarenakan apabila membaca dengan keadaan terpaksa, beberapa informasi yang ingin kamu dapatkan tidak bisa kamu serap dengan baik, dan waktumu akan menjadi sia-sia.

3. Terus Menerus Melakukan Praktik

Melakukan praktik menulis merupakan salah satu hal yang membantu mempercepat persiapan kamu dalam menjadi seorang penulis. Ibarat sebuah pisau yang diasah, maka akan menjadi semakin tajam. Dengan terus melakukan latihan praktik menulis, baik tulisan dan cara berpikirmu akan semakin tajam. Kamu akan menemui banyak evaluasi mandiri yang secara tidak sadar sudah kamu lakukan dengan praktik menulis. Praktik menulis bisa kamu mulai dengan hal yang sederhana, seperti menulis keseharian di buku diary, menulis tentang perasaan kamu secara acak, atau bahkan berlatih menulis di platform kepenulisan online.

4. Perbanyak Relasi Seputar Kepenulisan

Memperbanyak relasi seputar kepenulisan akan membantu kamu mendapatkan banyak sudut pandang baru. Bergabung dengan beberapa komunitas kepenulisan, atau mulai sering mengikuti perkembangan akun-akun kepenulisan merupakan salah satu cara. Dengan meraih informasi terkait tulisanmu, kamu mampu berkembang dan belajar dengan lebih jauh.

Mulai menjalin koneksi dengan seseorang yang profesional atau mengikuti perkembangan tulisan mereka, juga salah satu langkah mendapatkan ilmu baru untuk meningkatkan kualitas tulisan kamu. Hal ini sangat dibutuhkan supaya kamu menjadi jauh lebih siap saat ingin menjadi seorang penulis yang berbakat.

5. Nikmati Proses dengan Pelatihan dan Ikuti Ajang Kepenulisan

Langkah terakhir ini adalah sebuah langkah yang sangat menentukan kualitas tulisan kamu. Dengan terus berproses melalui seminar atau pelatihan kepenulisan, kamu bisa mengaplikasikan banyak hal baru ke dalam tulisanmu.

Ikutilah ajang atau lomba kepenulisan. Melalui ajang tersebut, kamu dapat menilai seberapa baik tulisanmu dan apakah tulisanmu layak menjadi atensi publik. Apabila kamu sudah sering melakukan hal ini, dan beberapa tulisanmu bahkan diakui oleh masyarakat, maka kamu sudah bisa meniti karir yang lebih jauh lagi sebagai seorang penulis.

Menerbitkan Buku Sebagai Seorang Penulis

Hal selanjutnya yang akan melalui pembahasan tentunya adalah menerbitkan buku. Setelah menguasai banyak aspek dalam langkah awal menjadi seorang penulis yang berbakat, menerbitkan buku akan melebarkan sayap kamu dalam meniti karir kepenulisan. Namun, ketahuilah banyak aspek yang harus dipahami seputar penerbitan apabila ingin menjadi seorang penulis. Simak hal-hal berikut.

1. Menyusun dan Memastikan Naskah Terselesaikan dengan Baik

Tuangkan seluruh kemampuan menulis kamu dengan baik dalam naskah yang ingin kamu terbitkan. Patikan naskah tersebut sesuai dengan tujuan dan lingkup kepenulisan yang ingin kamu sajikan. Jangan lupa untuk melakukan pengeditan untuk meminimalisir kesalahan fatal. Beberapa kesalahan seperti penggunaan tanda baca atau penulisan EYD sangat sering terjadi. Oleh karena itu, pastikan naskahmu tersusun dengan baik.

2. Lakukan Riset Penerbit

Ada dua cara yang bisa digunakan sangat ingin menerbitkan buku. Menerbitkan buku sendiri (self-publishing) atau menggunakan jasa penerbit. Dari dua jenis penerbitan tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Meskipun cenderung lebih mudah rilis, melakukan self-publishing tentunya butuh dana yang sedikit lebih banyak. Sebaliknya, menggunakan jasa perusahaan penerbit biasanya membutuhkan proses seleksi naskah yang cukup ketat, namun tanpa dipungut biaya. Tentukan dengan matang, jenis menerbitkan buku yang mana yang ingin kamu coba sesuai dengan kapasitas naskah dan modal.

3. Mengelola Hak Cipta

Menerbitkan buku baik dengan sistem self-publishing ataupun melalui jasa penerbit, tentunya tidak terlepas dari perkara hak cipta. Hal ini sangat penting lantaran hak cipta merupakan sebuah lisensi penting yang berfungsi sebagai claiming, bahwa kamu merupakan penulisnya. Pastikan untuk memahami dan mengelola hak cipta buku dengan baik. Ini meliputi perlindungan hak cipta, pengaturan royalti, dan pemantauan penggunaan dan penjualan buku milikmu.

 

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko