Email: cs@halopenulis.com
Tlp/WA: +62 821-4434-3651
Beranda » Blog » Surat Izin Sakit dari Dokter: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

Surat Izin Sakit dari Dokter: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

Surat Izin Sakit dari Dokter: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

Dalam kehidupan sehari-hari, pastilah setiap orang pernah mengalami sakit hingga tidak dapat menjalani aktivitas seperti biasanya. Jika kamu seorang pelajar, mahasiswa, atau pekerja, kamu perlu membuat surat izin sakit jika hendak tidak masuk sekolah, kuliah, atau kerja dikarenakan sakit.

Agar surat izin sakit diterima, pada umumnya kamu juga perlu melampirkan surat izin sakit dari dokter sebagai bukti bahwa kamu benar-benar sakit, sudah memeriksakan diri di instansi kesehatan, dan mendapatkan rekomendasi secara langsung dari dokter yang memeriksa agar kamu beristirahat selama satu atau beberapa hari.

Surat Izin Sakit dari Dokter: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

Nah, sebenarnya apa itu surat izin sakit dari dokter? Apa fungsinya dan seperti apa contohnya? Artikel ini akan membahas lebih lanjut mulai dari pengertian, fungsi, hingga contoh surat izin dari dokter. Simak penjelasan berikut hingga akhir!

Apa Itu Surat Izin Sakit?

Surat izin sakit adalah surat yang berisikan permohonan izin untuk tidak masuk sekolah, kuliah, atau kerja dikarenakan sakit atau kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk mengikuti kegiatan belajar ataupun bekerja.

Surat izin sakit dari dokter berarti surat yang berisikan keterangan dari dokter tentang kondisi kesehatan seseorang yang sedang menurun atau sakit. Yang mana, di dalam surat tersebut juga memuat pernyataan dari dokter bahwa pasien perlu beristirahat dalam jangka waktu tertentu.

Nah, dalam dunia kerja, surat izin dari dokter ini nantinya dibutuhkan untuk keperluan administrasi, sekaligus sebagai bukti bahwa seseorang memang sedang sakit sehingga tidak dapat hadir untuk bekerja.

Sementara di lingkungan sekolah atau kampus, biasanya surat izin sakit bisa ditulis sendiri oleh siswa atau mahasiswa bersangkutan, baik dalam bentuk tulis tangan maupun ketikan lalu ditandatangani oleh orangtua/wali siswa atau mahasiswa. Dalam beberapa kasus, siswa atau mahasiswa juga perlu melampirkan surat keterangan dari dokter atau biasa disebut SKD.

Fungsi Surat Izin Sakit dari Dokter

Sakit bisa menjadi alasan yang sah bagi seseorang untuk tidak hadir dalam kegiatan belajar di sekolah, kampus, maupun bekerja.

Meski demikian, kondisi sakit tersebut perlu disampaikan secara resmi menggunakan surat izin sakit, baik yang dibuat oleh pribadi maupun dokter yang melakukan pemeriksaan. Agar lebih jelas, berikut ini fungsi penting surat izin sakit dari dokter:

  1. Sebagai bentuk pemberitahuan resmi: Surat izin sakit dari dokter memberikan informasi yang jelas terkait alasan ketidakhadiran.
  2. Mencegah terkena sanksi: Surat izin sakit dari dokter bisa menjadi bukti yang sah untuk menghindari sanksi atau pelanggaran.
  3. Menjaga kedisiplinan: Dengan membuat surat izin sakit dari dokter menunjukkan bahwa seseorang tetap bertanggung jawab terhadap posisinya di dunia pendidikan maupun profesional meski tidak hadir.
  4. Memperlancar proses administrasi: Adanya surat izin sakit dari dokter mempermudah pencatatan absensi di sekolah, kampus, maupun perusahaan tempat bekerja.
  5. Menjaga profesionalitas: Membuat surat izin kerja dari dokter mampu memberikan kesan sopan dan profesional.
  6. Sebagai bukti nyata: Surat keterangan dari dokter bisa menjadi bukti nyata bahwa seseorang memang dalam keadaan sakit dan sudah memeriksakan diri ke dokter.

Siapa yang Berhak Mengeluarkan Surat Izin Dokter?

Surat Izin Sakit dari Dokter: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

Perlu menjadi catatan bahwa sesuai dengan namanya, surat izin dari dokter ini hanya boleh dikeluarkan dan ditanda tangani oleh dokter saja. Tidak boleh dikeluarkan oleh bidan, perawat, atau mantri.

Biasanya, perusahaan akan menolak dan mengembalikan surat izin sakit yang tidak dikeluarkan atau ditanda tangani oleh seseorang yang bergelar dokter. Dengan kata lain, surat izin sakit tersebut tidak berlaku.

Untuk itu, kamu perlu memastikan kembali di tempat kamu memeriksakan diri. Apakah yang memeriksamu merupakan dokter atau bukan. Biasanya pihak faskes juga sudah mengetahui terkait aturan bahwa surat keterangan dokter (SKD) untuk izin tidak masuk bekerja karena sakit hanya bisa di tanda tangani oleh dokter.

Sebab, hanya profesi dokterlah yang sudah mengantongi izin untuk mengeluarkan surat izin sakit yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Pasal 35 Ayat 1 tentang Praktik Kedokteran. Pasal ini berbunyi:

Setiap dokter dan dokter gigi yang memiliki surat tanda registrasi (STR) diberikan wewenang untuk mengeluarkan surat keterangan sakit.

Nah, berdasarkan pasal tersebut, dokter yang bekerja di puskesmas, rumah sakit pemerintah maupun swasta, klinik, atau praktik mandiri di rumah memiliki kewenangan untuk mengeluarkan surat izin sakit.

Dengan demikian, ketika memeriksakan kesehatan ke dokter tersebut, kamu bisa meminta surat keterangan dokter dan menggunakannya untuk izin tidak masuk sekolah, kuliah, maupun bekerja karena sakit.

Jika sudah mengantongi surat izin sakit dari dokter, maka sakitmu tidak akan dianggap rekayasa atau alasan belaka untuk tidak masuk bekerja. Izin sakitmu pun dianggap sah dan tidak akan dialfa, dianggap bolos, atau tidak masuk tanpa keterangan.

Contoh Surat Izin Sakit dari Dokter

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas terkait bentuk surat izin sakit dari dokter, maka kamu perlu mengetahui contohnya. Di bawah merupakan contoh surat izin dari dokter yang membuka praktik mandiri maupun dokter dari puskesmas:

 

Surat Izin dari Dokter: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

scribd.com (diunggah oleh Respati Farma)

Surat Izin dari Dokter: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

scribd.com (diunggah oleh putriekinanti299)

Gambar pertama merupakan contoh surat izin sakit yang dikeluarkan oleh dokter yang melakukan praktik mandiri. Sedangkan gambar kedua merupakan contoh surat izin sakit dari dokter yang bertugas di puskesmas.

Pada umumnya, surat izin sakit dari dokter memiliki format yang sama. Di dalamnya memuat identitas atau informasi tentang pasien. Yakni informasi mengenai nama pasien, usia, alamat, pekerjaan, hingga pekerjaan pasien. Keterangan berupa siapa dokter yang memeriksa beserta tanda tangannya juga tertulis di akhir surat.

Tidak hanya itu, surat izin dari dokter juga mencakup informasi mengenai berapa hari pasien dianjurkan untuk beristirahat. Ada pula dokter yang menjelaskan secara singkat terkait diagnosis atau sakit yang dialami oleh pasien beserta resep obat yang diberikan.

Perlu kamu ketahui bahwa pada surat izin sakit dari dokter  terdapat cap basah atau stempel dari fasilitas kesehatan yang dikunjungi. Ini bisa menjadi penanda keaslian surat keterangan dokter yang kamu terima.

Nah, itulah tadi pengertian, fungsi, dan contoh surat izin dari dokter yang bisa kamu gunakan. Baik untuk keperluan izin tidak masuk sekolah, kuliah, atau bekerja dikarenakan sakit atau kondisi kesehatan yang menurun.

Sakit merupakan alasan yang sah untuk mengajukan izin tidak masuk sekolah, kuliah, maupun bekerja. Namun, kamu tetap perlu membuat surat izin dari dokter.

Surat izin dari dokter memiliki fungsi penting sebagai pemberitahuan secara resmi, menjaga kedisiplinan, mencegah diberi sanksi, menjaga profesionalitas, dan membantu kelancaran administrasi di sekolah, kampus, atau tempat kamu bekerja.

Meski demikian, pastikan kamu menggunakan surat izin sakit dari dokter untuk kepentingan sebagaimana mestinya, ya. Jangan sampai, kamu menyalahgunakannya untuk tidak masuk bekerja padahal sedang dalam keadaan sehat atau tidak sakit. Semoga artikel ini membantu!

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko