Email: cs@halopenulis.com
Tlp/WA: +62 821-4434-3651
Beranda » Blog » Cara Menentukan Urgensi Penelitian yang Tepat dan Mudah

Cara Menentukan Urgensi Penelitian yang Tepat dan Mudah

Cara Menentukan Urgensi Penelitian yang Tepat dan Mudah

Dalam keseharian, istilah urgensi mungkin terdengar jarang digunakan untuk berkomunikasi. Namun dalam dunia akademik dan penelitian, kata “urgensi” cukup sering diperbincangkan. Misalnya saja, istilah urgensi penelitian.

Urgensi penelitian menjadi salah satu aspek penting yang dapat menentukan arah dan tujuan penelitian. Maka jika kamu seorang mahasiswa akhir yang saat ini hendak melaksanakan tugas akhir penelitian, kamu perlu memahami cara menentukan urgensi penelitian yang tepat.

Cara Menentukan Urgensi Penelitian yang Tepat dan Mudah

Nah, melalui artikel kali ini kamu akan menemukan jawaban terkait pengertian,  aspek-aspek, contoh, hingga cara menentukan urgensi penelitian yang tepat agar penelitian yang kamu lakukan terarah dan memiliki tujuan. Yuk, simak penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini!

Pengertian Urgensi Penelitian

Dalam bahasa Inggris, kata “urgensi” sama dengan “urgent” yang berarti penting. Sementara menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), urgensi memiliki arti keharusan yang mendesak; hal sangat penting.

Azharsyah Ibrahim, dkk (2023) dalam bukunya yang berjudul Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam menjelaskan bahwa urgensi penelitian adalah seberapa penting penelitian tersebut dilakukan, seberapa besar pengaruhnya jika berhasil, dan seberapa darurat masalah yang bisa muncul jika penelitian jika tidak dilakukan.

Dalam proses penyusunan skripsi, pengajuan judul penelitian yang memiliki urgensi tinggi berpotensi lebih cepat di acc oleh dosen pembimbing. Begitu pula dalam program hibah penelitian, penelitian dengan urgensi yang tinggi memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi.

Nah, mengingat betapa pentingnya urgensi penelitian tersebut, maka memahami cara menentukan urgensi penelitian yang tepat merupakan bekal penting bagi kamu yang berencana melakukan penelitian.

Aspek-Aspek dalam Urgensi Penelitian

Sebelum beranjak membahas cara menentukan urgensi penelitian, mari simak terlebih dahulu aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam menentukan urgensi penelitian.

1. Konteks

Dalam melakukan penelitian, penting agar kamu memahami konteks penelitian. Yang mana, konteks penelitian bisa melibatkan beragam isu, mulai dari budaya, pendidikan, ekonomi, kesehatan, atau isu sosial yang berkaitan dengan penelitian. Memiliki pemahaman kuat terkait konteks penelitian bisa membantumu untuk menilai alasan mengapa penelitian tersebut penting untuk dilakukan.

2. Nilai praktis

Nilai praktis berarti penelitian yang dilakukan harus memiliki dampak positif atau manfaat bagi masyarakat, intitusi, kebijakan, atau bidang tertentu. Penelitian yang dilakukan juga hendaknya mampu memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan yang diangkat.

3. Kontribusi teoritis

Aspek urgensi penelitian berikutnya ialah kontribusi teoritis. Dalam artian, penelitian yang dilakukan hendaknya mampu mengembangkan dan merevisi  ilmu, konsep, teori, atau pemikiran yang sudah ada terkait bidang yang dibahas.

Selain itu, penelitian yang dilakukan juga mampu menciptakan kebaruan ilmu atau teori mengenai bidang yang diangkat tersebut. Jadi, sebuah penelitian dianggap penting dilakukan jika mampu menghasilkan kontribusi nyata di bidang keilmuan yang dibahas.

4. Kebaruan

Urgensi penelitian sering kali identik dengan kebaruan dalam ilmu atau bidang yang diangkat dalam penelitian. Sebab, penelitian yang inovatif atau belum pernah ada sebelumnya tentu akan lebih mampu menarik perhatian. Dengan begitu, penelitian yang dilakukan memiliki kontribusi dalam memajukan ilmu pengetahuan.

Cara Menentukan Urgensi Penelitian

 

Cara Menentukan Urgensi Penelitian yang Tepat dan Mudah.jpg

Setelah memahami apa itu urgensi penelitian dan aspek-aspeknya, berikut pengetahuan penting lainnya yakni tentang cara menentukan urgensi penelitian yang dipahami, khususnya oleh mahasiswa:

1. Temukan dan analisis permasalahan

Langkah pertama untuk menentukan urgensi penelitian adalah menemukan dan menganalisis permasalahan. Jadi, pada tahapan ini kamu perlu menemukan permasalahan terkait topik yang akan diangkat dalam penelitian.

Permasalahan tersebut bisa kamu peroleh dengan mengamati lingkungan sekitar. Apakah di lingkungan sekitarmu terdapat permasalahan yang berhubungan dengan topik yang ingin dibahas atau tidak. Lalu, catat apa saja permasalahan-permasalahan yang kamu temukan dan analisis tingkat urgensinya untuk diselesaikan.

2. Tetapkan satu permasalahan

Langkah berikutnya setelah permasalahan ditemukan ialah menetapkan salah satu permasalahan untuk diangkat dalam penelitian. Jadi, dari permasalahan-permasalahan tersebut, pilihlah salah satu yang paling mendesak untuk segera diselesaikan. Dengan kata lain, permasalahan itulah yang perlu kamu utamakan untuk diteliti lebih lanjut agar menemukan solusinya.

Pastikan kamu memilih permasalahan yang menarik dan penting untuk dibahas, ya. Menetapkan masalah penelitian dengan jelas dapat membantu jalannya penelitian agar lebih terarah dan fokus atau tidak melebar ke pembahasan lain di luar topik penelitian.

Tidak hanya itu, permasalahan yang ditentukan dengan jelas juga penting untuk memudahkan dalam perumusan pertanyaan, hipotesis, dan menentukan tujuan penelitian yang spesifik. Dengan jelasnya masalah penelitian pula bisa menjadi dasar mengapa penelitian tersebut penting untuk dilakukan.

3. Riset terhadap masalah yang diangkat

Setelah masalah penelitian sudah ditetapkan dengan jelas dan spesifik, cara menentukan urgensi penelitian selanjutnya yaitu melakukan riset terhadap permasalahan yang diangkat dalam penelitian.

Apa tujuannya? Tujuan dilakukannya tahapan riset ini tentu saja agar kamu memahami secara detail dan mendalam terkait penyebab terjadinya masalah serta dampak yang dapat ditimbulkan jika masalah tersebut tidak segera ditangani.

Kamu bisa melakukan riset dengan membaca buku, jurnal, artikel ilmiah, atau bahan bacaan lainnya mengenai topik yang relevan dengan permasalahan penelitianmu. Pastikan sumber bacaan tersebut kredibel dan dapat dipertanggung jawabkan kebenaran informasi di dalamnya.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai topik permasalahan yang dibahas, kamu juga bisa mempertimbangkan untuk melakukan interview atau wawancara dengan narumber tepercaya.

4. Jelaskan dampak yang ditimbulkan dari masalah yang dipilih

Cara menentukan urgensi penelitian yang terakhir ialah dengan menjelaskan dampak atau akibat dari permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Lalu, jika penelitian dilakukan, siapakah yang bisa diuntungkan atau merasakan manfaatnya?

Dalam urgensi penelitian juga perlu dijelaskan solusi untuk menangani permasalahan tersebut. Dengan demikian, penelitian yang kamu lakukan mampu memberikan kontribusi yang signifikan untuk mengatasi permasalahan yang dibahas.

Jadi pada intinya, untuk menentukan urgensi penelitian dapat dilakukan dengan cara survei atau mengamati permasalahan-permasalahan di lingkungan sekitar, memilih satu permasalahan yang paling mendesak untuk segera diselesaikan, melakukan studi literatur untuk memperdalam pemahaman mengenai topik permasalahan yang ditetapkan, hingga menjelaskan dampak yang dapat ditimbulkan dari masalah penelitian tersebut.

Contoh Urgensi Penelitian

Sebagai gambaran sekaligus untuk meningkatkan pemahamanmu tentang urgensi penelitian, berikut ini kami berikan contoh urgensi penelitian:

Judul penelitian: “Pengaruh Promosi di Media Sosial terhadap Peningkatan Penjualan Produk”.

Berdasarkan judul penelitian di atas, maka urgensi penelitiannya dapat dijelaskan sebagai berikut:

Berdasarkan data yang tercantum di laman Komdigi.go.id, jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai 221 juta orang atau 79,5 persen dari total populasi. Sementara data dari “Indonesia Digital Report 2025” oleh We Are Social, disebutkan bahwa pada tahun 2025 terdapat sekitar 72,7% dari total populasi Indonesia menggunakan media sosial. Ini menunjukkan bahwa lebih dari 207 juta orang di Indonesia aktif di berbagai platform media sosial.

Peningkatan pengguna media sosial yang begitu pesat tersebut didorong oleh kemajuan teknologi, kemudahan akses internet, dan smartphone yang sudah bisa diperoleh dengan harga yang cukup terjangkau bagi semua kalangan.

Terlebih lagi, smartphone seolah sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya untuk kebutuhan berkomunikasi saja, tetapi juga sebagai media untuk memperoleh berita, informasi, hiburan, hingga produk atau jasa yang dicari oleh pengguna.

Oleh karena itu, urgensi dalam penelitian ini dapat membantu para pebisnis untuk mengetahui sejauh mana promosi di media sosial bisa memengaruhi tingkat penjualan produk atau jasa yang mereka tawarkan dan membantu bisnis untuk meningkatkan strategi promosi yang efektif.

Nah, itulah tadi pembahasan terkait pengertian, aspek-aspek, cara menentukan, hingga contoh urgensi penelitian yang perlu kamu pahami, khususnya bagi kamu yang saat ini menyandang status sebagai mahasiswa akhir. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan bisa kamu pahami, ya!

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko