Email: cs@halobookstore.com
Tlp/WA: +62 856-0794-8838
Beranda » Blog » 6 Tips Menyunting Naskah Buku Populer dengan Mudah

6 Tips Menyunting Naskah Buku Populer dengan Mudah

Tips Menyunting Naskah Buku Populer dengan Mudah

Buku populer merupakan jenis buku yang ditujukan untuk masyarakat umum dan bisa mencakup buku fiksi maupun nonfiksi. Untuk menghasilkan buku populer yang berkualitas tentu tidak hanya menjadi tanggungjawab penulis dan penerbit saja, tetapi juga perlu peran serta seorang editor atau penyunting naskah. Jika kamu seorang penyunting, ada beberapa tips yang perlu kamu terapkan untuk memudahkanmu dalam menyunting naskah.

Namun sebelum itu, perlu kamu ketahui bahwa penyuntingan naskah adalah proses peninjauan isi naskah secara komprehensif untuk memeriksa kesalahan penulisan baik dari segi struktur, ejaan, diksi, gaya penulisan hingga keakuratan informasi untuk dilakukan perbaikan melalui persetujuan penulis. Menyunting naskah berperan juga untuk memastikan kesesuaian pesan yang ingin penulis sampaikan kepada target pembaca.

6 Tips Menyunting Naskah Buku Populer dengan Mudah

Mengingat pentingnya proses penyuntingan naskah, berikut terdapat enam tips yang bisa kamu coba lakukan untuk memudahkanmu dalam menyunting naskah buku populer:

1. Baca dengan Teliti dan Kritis

Pertama, bacalah naskah buku populer dengan teliti dan kritis. Melalui ketelitian dan sikap kritis, detail kesalahan penulisan sekecil apapun akan bisa kamu temukan. Dengan demikian, kamu bisa menghasilkan suntingan naskah yang benar-benar bersih dari kesalahan.

2. Pahami Aturan Penulisan

Tips berikutnya, untuk menyunting naskah dengan baik tentu memerlukan pemahaman yang baik pula terdapat aturan penulisan yang berlaku yaitu PUEBI. Menulis sesuai dengan kaidah yang berlaku akan memudahkan pembaca dalam memahami pesan yang ingin penulis sampaikan.

Sebagai penyunting naskah, kamu perlu memeriksa hal-hal terkait kesesuaian tanda baca, struktur kalimat, pemilihan kata hingga keefektifan kalimat. Kalimat yang efektif bertujuan agar tidak terjadi pengulangan kata dalam satu kalimat yang bisa menimbulkan kebingungan bagi pembaca.

Akan tetapi, lain halnya dengan menulis karya fiksi. Penulisan kata dalam naskah fiksi tidak sepenuhnya mematuhi ketentuan dalam PUEBI. Nadra Amalia, M.Pd dalam modulnya yang berjudul Penyuntingan Naskah menyampaikan bahwa pengarang fiksi memiliki licentia puitica yaitu kewenangan menggunakan bahasa sesuai maksud karyanya. Namun, kewenangan yang dimaksud harus tetap dapat dipahami oleh pembaca.

3. Pahami Siapa Target Pembaca

Menjembatani ide atau gagasan penulis kepada pembaca adalah salah satu tujuan penyuntingan. Maka dari itu, penting bagi seorang penyunting naskah untuk memahami siapa target pembaca dari sebuah naskah.

Hal ini agar naskah yang dihasilkan sesuai dengan preferensi dan ekspektasi pembaca. Selain itu, memahami target pembaca juga untuk menghindari ketidaksesuaian informasi yang penulis sampaikan dengan usia target pembaca.

4. Mengecek Fakta

Selanjutnya, tips yang tidak kalah penting dalam menyunting naskah buku populer adalah memastikan keakuratan fakta yang terdapat dalam naskah, terlebih jika yang disunting termasuk karya nonfiksi. Jika naskah bukunya fiksi seperti novel, perhatikan aspek seperti alur cerita dan karakter tokoh yang ada.

Pastikan alur cerita yang dibuat penulis berjalan dengan lancar, masuk akal dan saling terhubung dengan baik pada setiap bab dalam naskah. Selain itu, kamu perlu memastikan juga bahwa kepribadian dan latar belakang masing-masing tokoh yang penulis buat sesuai dengan dialog yang mereka sampaikan dalam naskah.

5. Gunakan Alat Pendukung Penyunting Naskah

Untuk memaksimalkan penyuntingan naskah, kamu juga bisa memanfaatkan tools yang saat ini tersedia. Tools yang dapat kamu gunakan di antaranya google docs, grammarly, hemingway editor, scrivener, adobe acrobat pro, prowritingaid dan lain sebagainya. Masing-masing alat tersebut akan membantumu dalam menyunting naskah.

6. Perhatikan Gaya Penulisan

Tips terakhir, kamu perlu memperhatikan gaya penulisan yang konsisten dan sesuai dengan target pembaca. Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan kesesuaian gaya penulisan dengan jenis naskah yang kamu sunting.

Misalnya, dalam naskah fiksi berupa novel, maka gaya penulisan yang cocok adalah naratif. Sebab, gaya penulisan naratif sesuai dengan novel yang bertujuan menceritakan suatu kisah untuk menarik perhatian pembaca. Selain itu, dalam novel juga memuat dialog serta menggunakan karakter-karakter agar dapat menceritakan kisahnya secara lengkap.

Nah, itu dia enam tips yang perlu kamu ketahui dalam menyunting naskah buku populer agar menghasilkan naskah akhir yang berkualitas. Semoga membantu!

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko