Email: cs@halobookstore.com
Tlp/WA: +62 856-0794-8838
Beranda » Blog » 8 Tips Agar Naskahmu Bisa Menembus Penerbit Mayor

8 Tips Agar Naskahmu Bisa Menembus Penerbit Mayor

5 Tips Agar Naskah Menembus Penerbit Mayor

Dengan menulis, seseorang dapat menebar manfaat dan terus dikenang dalam sejarah. Maka tak heran, banyak orang yang berlomba-lomba untuk bisa menerbitkan buku. Terlebih, jika naskah mampu menembus penerbit mayor agar bisa diterbitkan secara gratis.

Namun, bisa tembus penerbit mayor tentu bukan sesuatu yang mudah diraih. Sebab, penerbit mayor memiliki kriteria tertentu dalam menerima naskah untuk diterbitkan.

8 Tips Agar Naskahmu Bisa Menembus Penerbit Mayor

Untuk itu, artikel ini akan membahas delapan tips yang dapat kamu lakukan agar naskahmu bisa menembus penerbit mayor:

1. Selesaikan Naskah

Memastikan naskahmu sudah selesai ditulis adalah poin pertama yang perlu kamu perhatikan. Jangan sampai, kamu mengajukan naskah yang belum selesai ditulis. Bagaimana ingin menerbitkan buku kalau naskahmu saja belum selesai?

2.Tulis Naskah dengan Rapi

Agar bisa menembus penerbit mayor, cobalah menulis naskahmu dengan rapi. Lakukan self editing sebaik mungkin sebelum mengirim naskahmu ke penerbit. Pastikan tulisanmu tidak berantakan dan tidak ada kesalahan fatal yang bisa membuat naskahmu tidak lolos.

3. Pilih Penerbit yang Sesuai

Tips berikutnya agar naskahmu tembus penerbit mayor adalah memilih penerbit yang sesuai. Untuk itu, kamu perlu mencari informasi terlebih dahulu mengenai penerbit yang cocok dengan jenis buku yang ingin kamu terbitkan. Apakah bukumu tentang romansa, self improvement, buku islami atau apa.

Jika bukumu bergenre romansa, carilah penerbit yang khusus menerbitkan buku-buku bergenre sama. Misalnya saja, Penerbit Lova. Jangan sampai kamu mengajukan naskah bertema romansa ke penerbit buku islami. Jika demikian, tentu saja kemungkinan besar naskahmu akan mendapat penolakan.

4. Buat Tulisan yang Menjual

Mengapa penerbit mayor mau menerbitkan naskah penulis secara gratis? secara logika, tentu saja karena ada motif ingin meraup keuntungan dari naskah yang diterbitkan nantinya. Maka dari itu, ajukanlah naskah yang para pembaca butuhkan sehingga potensi penjualan pun bisa tinggi.

Untuk bisa menyajikan buku yang sesuai kebutuhan pembaca, kamu perlu melakukan riset terlebih dahulu terhadap target pembacamu. Riset tersebut meliputi usia, jenis kelamin dan profesi pembaca. Dengan demikian, kamu bisa membuat buku yang mampu menyampaikan pesan dengan baik dan diterima oleh pembaca sesuai target.

5. Ikuti Prosedur

Masing-masing penerbit tentunya memiliki prosedur atau panduannya tersendiri. Untuk itu, sebagai penulis kamu perlu mematuhi segala prosedur yang berlaku pada masing-masing penerbit. Dengan demikian, profesionalisme kamu sebagai penulis akan diakui.

6. Buat Tulisan yang Unik dan Berbeda

Banyak sekali penulis yang menyajikan naskah dengan genre yang sama. Misalkan saja, naskah bergenre self improvement. Untuk itu agar mampu menembus penerbit mayor, kamu perlu membawakan ide tulisan yang unik dan berbeda dari yang lain walau bergenre sama.

7. Buat 10 Halaman Pertama yang Menarik

Membaca naskah secara keseluruhan tentu bisa menyita waktu lama, walau tidak menutup kemungkinan pihak penerbit membaca naskah secara keseluruhan. Untuk itu, biasanya penerbit akan memperhatikan dan membaca 10 halaman pertama dari naskahmu.

Dengan membaca bagian awal naskah, editor akan mampu menilai bagus tidaknya naskahmu. Jangan buat awalan yang membosankan dan membingungkan pembaca sehingga menyebabkan naskahmu tidak lolos.

8. Berdoa dan Sabar

Menunggu pengumuman kelolosan naskah membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan hingga berbulan-bulan. Untuk itu, tetaplah sabar dan berdoa agar mendapatkan hasil yang terbaik apapun itu.

Jika naskahmu belum mampu menembus penerbit mayor, janganlah berkecil hati. Jadikan momentum tersebut sebagai sarana untuk melakukan evaluasi terhadap naskahmu. Lalu, cobalah untuk mengirimkannya kembali ke penerbit lain di kemudian hari.

Demikianlah tips agar naskahmu bisa menembus penerbit mayor. Bisa tembus penerbit mayor memang bukan hal mudah, apalagi bagi penulis pemula. Untuk itu, perlu kesabaran dan pantang menyerah yang tinggi dalam prosesnya. Tetap semangat dan teruslah berkarya!

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

×

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko