Buku Wajah Lain Togean Catatan Perjalanan dari Kepulauan Togean

Rp157,500

Selama ini, Togean lebih sering kita kenal dari laut, pulau, dan keindahannya. Tapi setelah tinggal dan berjalan dari satu tempat ke tempat lain, penulis menemukan bahwa Togean menyimpan cerita yang jauh lebih dalam.

Penulis bertemu dengan orang-orang yang masih mengingat cerita tentang  Kerajaan Togean, kehidupan orang Bajo, bencana Gunung Colo, hantu laut, hingga berbagai kepercayaan yang masih hidup sampai sekarang.

Di balik cerita-cerita itu, ada pula pengetahuan sederhana yang masih dipakai sehari-hari: bagaimana membaca tanda alam, menanam kelapa, mencari makanan ketika beras sulit didapat, dan menjaga kebun berdasarkan aturan yang diwariskan orang tua.

Buku ini adalah catatan perjalanan dan percakapan penulis dengan masyarakat Togean. Sebagian adalah sejarah, sebagian adalah pengalaman, dan sebagian lagi adalah kepercayaan yang mungkin tidak mudah dijelaskan.

Pesan via WhatsApp
Bagikan:

Deskripsi

Selama ini, Togean lebih sering kita kenal dari laut, pulau, dan keindahannya. Tapi setelah tinggal dan berjalan dari satu tempat ke tempat lain, penulis menemukan bahwa Togean menyimpan cerita yang jauh lebih dalam.

Penulis bertemu dengan orang-orang yang masih mengingat cerita tentang  Kerajaan Togean, kehidupan orang Bajo, bencana Gunung Colo, hantu laut, hingga berbagai kepercayaan yang masih hidup sampai sekarang.

Di balik cerita-cerita itu, ada pula pengetahuan sederhana yang masih dipakai sehari-hari: bagaimana membaca tanda alam, menanam kelapa, mencari makanan ketika beras sulit didapat, dan menjaga kebun berdasarkan aturan yang diwariskan orang tua.

Buku ini adalah catatan perjalanan dan percakapan penulis dengan masyarakat Togean. Sebagian adalah sejarah, sebagian adalah pengalaman, dan sebagian lagi adalah kepercayaan yang mungkin tidak mudah dijelaskan.

Informasi Tambahan

Berat300 gram
Dimensi21 × 14 × 2 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Wajah Lain Togean Catatan Perjalanan dari Kepulauan Togean”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pesan WA