Deskripsi
Luka tidak selalu datang dengan tangisan. Kadang ia hadir diam-diam, menyelinap lewat perpisahan yang tak sempat dijelaskan, harapan yang runtuh tanpa aba-aba, atau kata-kata yang tak pernah benar-benar diucapkan. “Luka di Hati” bukan sekadar tentang rasa sakit yang kita hindari, tetapi tentang bagaimana luka itu hidup, tumbuh, dan perlahan membentuk cara kita memahami diri sendiri.
Puisi-puisi dalam buku ini menelusuri berbagai wajah luka: kehilangan yang meninggalkan ruang kosong, kenangan yang tak kunjung usai, rasa yang tertahan di antara ingin melupakan dan tidak ingin benar-benar melepaskan. Ada luka yang masih basah, ada yang telah mengering namun meninggalkan bekas, dan ada pula yang diam-diam berubah menjadi kekuatan. Antologi puisi “Sajak yang Menyimpan Luka” merupakan karya bersama para penulis dalam Lomba Puisi Batch 16 Volume 3 yang diselenggarakan oleh Halo Penyair.












Ulasan
Belum ada ulasan.