Deskripsi
Cinta sering kali menemukan jalannya sendiri. Ia tumbuh dari percakapan sederhana, perhatian kecil, tatapan yang diam-diam menetap, hingga perasaan yang perlahan menjadi begitu berarti. Buku ini menghadirkan bait-bait sajak tentang dia yang pernah begitu dekat dengan hati—tentang kekaguman yang tak selalu terucapkan, cinta yang tumbuh perlahan, rindu yang disimpan dalam diam, bahagia yang lahir dari kehadirannya, hingga luka ketika cinta tak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Sebab, terkadang mencintai seseorang bukan hanya tentang memilikinya, melainkan tentang menyimpan namanya sebagai bagian dari cerita yang pernah membuat hati begitu hidup. Antologi puisi “Sajak yang Mengeja Namamu” merupakan karya bersama para penulis dalam Lomba Puisi Batch 2 Volume 4 yang diselenggarakan oleh Halo Penyair.








Ulasan
Belum ada ulasan.