Deskripsi
Senja adalah pertemuan yang paling singkat, tapi juga paling membekas di ingatan. Ia tak selalu hadir dengan warna yang megah, kadang hanya berupa cahaya redup yang pelan-pelan memeluk hati. Puisi-puisi di buku ini lahir dari perasaan yang tertinggal di ufuk barat—tentang rindu, kehilangan, dan penerimaan yang tumbuh di antara cahaya yang meredup.
Antologi puisi “Sajak di Langit Jingga” ini merupakan karya bersama penulis dalam Lomba Puisi Batch 25 Volume 2 yang diselenggarakan oleh Halo Penyair.












Ulasan
Belum ada ulasan.