Buku Di Persimpangan Takdir
Rp50,000
Pernahkah kamu bertemu seseorang yang awalnya hanya singgah sebentar, tetapi tanpa disadari meninggalkan jejak yang begitu lama?
Bagaimana jika seseorang yang pernah menjadi rumah, akhirnya hanya menjadi kenangan? Bagaimana jika yang harus kita lepaskan ternyata masih kita cintai?
Ada pertemuan yang datang tanpa direncanakan. Ada rasa yang tumbuh tanpa diminta. Ada kedekatan yang perlahan terasa seperti rumah, hingga akhirnya takdir memilih untuk membawa dua orang ke arah yang berbeda.
Di Persimpangan Takdir adalah kisah tentang seseorang yang pernah hadir, pernah membuat hari-hari terasa lebih berarti, lalu perlahan menjadi bagian dari masa lalu. Tentang rasa yang pernah diperjuangkan, harapan yang pernah disimpan, dan hati yang pada akhirnya harus belajar menerima bahwa tidak semua yang dicintai ditakdirkan untuk tinggal.
Mungkin kisah ini bukan tentang siapa yang pergi.
Mungkin, ini tentang bagaimana kita belajar tetap berjalan setelah seseorang tidak lagi berada di sisi kita.
Alasan berbelanja di Halo Bookstore
- Produk 100% Original
- Garansi uang kembali
- Banyak Metode Pembayaran
Deskripsi
Ulasan (0)
Deskripsi
| Berat | 150 gram |
|---|---|
| Dimensi | 21 × 14.8 × 1.5 cm |
Pernahkah kamu bertemu seseorang yang awalnya hanya singgah sebentar, tetapi tanpa disadari meninggalkan jejak yang begitu lama?
Bagaimana jika seseorang yang pernah menjadi rumah, akhirnya hanya menjadi kenangan? Bagaimana jika yang harus kita lepaskan ternyata masih kita cintai?
Ada pertemuan yang datang tanpa direncanakan. Ada rasa yang tumbuh tanpa diminta. Ada kedekatan yang perlahan terasa seperti rumah, hingga akhirnya takdir memilih untuk membawa dua orang ke arah yang berbeda.
Di Persimpangan Takdir adalah kisah tentang seseorang yang pernah hadir, pernah membuat hari-hari terasa lebih berarti, lalu perlahan menjadi bagian dari masa lalu. Tentang rasa yang pernah diperjuangkan, harapan yang pernah disimpan, dan hati yang pada akhirnya harus belajar menerima bahwa tidak semua yang dicintai ditakdirkan untuk tinggal.
Mungkin kisah ini bukan tentang siapa yang pergi.
Mungkin, ini tentang bagaimana kita belajar tetap berjalan setelah seseorang tidak lagi berada di sisi kita.
Ulasan (0)
Tinggalkan Balasan







Ulasan
Belum ada ulasan.