Deskripsi
Hidup selalu punya cara untuk mengajarkan kehilangan. Di buku ini para penyair menulis luka, harapan, rindu, dan penerimaan dalam rupa puisi. Setiap bait adalah upaya menyusun kembali hati yang retak, mencari makna di balik hening, dan memahami bahwa kepergian bukan akhir dari segalanya—tapi titik di mana kita mulai tumbuh.
Antologi puisi “Di Antara Bait dan Pergimu” ini merupakan karya bersama penulis dalam Lomba Puisi Batch 23 Volume 2 yang diselenggarakan oleh Halo Penyair.












Ulasan
Belum ada ulasan.