Deskripsi
Memeluk luka bukan tentang mengalah pada kesedihan, melainkan tentang menerima bahwa tidak semua hal harus sembuh untuk bisa hidup. Puisi di buku ini merekam perasaan seseorang yang sudah berhenti melawan rasa sakit bukan karena menyerah, tapi karena telah berdamai. Ia belajar hidup berdampingan dengan perih, menjadikannya bagian dari diri, dan justru menemukan ketenangan di sana.
Antologi puisi “Luka yang Kupeluk” ini merupakan karya bersama penulis dalam Lomba Puisi Batch 16 Volume 2 yang diselenggarakan oleh Halo Penyair.












Ulasan
Belum ada ulasan.